• info@dcc-dp.id
  • Alamat: Jl. Perintis Kemerdekaan III, BTN Antara Blok A11/02 Tamalanrea, Makassar, Indonesia

typography : sejarah, definisi, fungsi, prinsip, unsur, elemen, jenis

Admins 5 Comments ,

typography : sejarah, definisi, fungsi, prinsip, unsur, elemen, jenis

Sejarah Typography 

Sejarah perkembangan TYPOGRAPHY di mulai dengan penggunaan PICTOGRAPH. Berkembang hingga ditemukan jenis huruf HIERATIA yang terkenal dengan nama HIEROGLYPHE (Abad 1300 SM). Puncak perkembangan typography terjadi sekitar abad ke-8 SM di Roma yang mengawali terbentuknya huruf-huruf Romawi. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama yang berhasil menaklukkan Yunani, membawa peradaban baru dalam sejarah Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet Latin yang dibawa dari Yunani. Pada awalnya alfabet Latin hanya terdiri dari 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X, kemudian huruf Y dan ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.

Definisi Typography 

Apa itu Tipografi? Apakah kamu pernah mendengar istilah tersebut? Tipografi ini sering digunakan oleh para designer untuk menyusun teks dan pembuatan desain grafis dengan tujuan untuk membuat nyaman pembaca ketika melihat atau membaca teks.

Tipografi atau bahasa inggris Typography berasal dari bahasa greek :

  • Typos = bentuk
  • Graphein = menulis

Jadi Typography yaitu Teknik dan seni mengatur huruf menggunakan gabungan bentuk ukuran huruf, ketebalan garis, untuk menghasilkan hasil seni aturan huruf dalam bentuk fisik atau digital.

Fungsi Typography

Typography memiliki fungsi utama sebagai sarana untuk menyampaikan informasi. Penyampaian informasi tersebut harus membuat pembaca merasa nyaman saat melihat tulisan atau teks tersebut. Selain itu, terdapat fungsi lain dari tipografi. Berikut ini adalah fungsinya:

  • Mudah Untuk Dibaca

Fungsi pertama adalah untuk memudahkan pembaca dalam membaca informasi. Di sini pemilihan jenis font (jenis tulisan) dan ukurannya sangat berpengaruh. Semakin jelas font yang digunakan, maka akan sangat memudahkan pembaca mencerna informasi yang disediakan.

  • Menarik Perhatian

Dengan menggunakan tipografi, designer dapat menarik perhatian melalui font yang digunakan dalam suatu desain. Secara tidak langsung perilaku tersebut akan menciptakan brand awareness untuk pengguna yang melihat desain tersebut.

Prinsip Typography

Tanpa adanya prinsip-prinsip yang mengaturnya, typography tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Berikut ini adalah prinsip-prinsip dari Typography.

  • Readability

Readability merupakan tingkat keterbacaan suatu teks. Teks yang readible berarti keseluruhannya mudah dibaca. Readability dipengaruhi oleh kombinasi huruf dan jaraknya.

  • Legibility

Legibility adalah kemudahan dalam mengenali dan membedakan setiap huruf atau karakter.

  • Visibility

Visibility berhubungan dengan jarak pandang atara pembaca dengan objek. Semakin jauh jarak pandang maka visibility-nya akan berkurang, namun apabila tingkat legibility dan readability suatu huruf sudah baik, maka dengan jarak yang cukup jauh pun akan tetap visible.

Unsur-unsur pada Typography

Unsur-unsur dari typography adalah sebagai berikut:

  • Kolom

Jenis yang pertama yaitu kolom yang jumlahnyaberupa baris dengan lebar tertentu. Dalam penulisanya, luas garis umumnya besar majalah atau brosur adalah antar 5 sampai 7 huruf dan antar 6 hingga 10 kata per kata. Pada surat kabar (koran) jumlah baris per kata jauh lebih sedikit.

  • Huruf

Huruf atau kata adalah campuran dari aturan kata tunggal yang dicampurkan untuk menempatkan huruf yang di omongkan yang bisa menjadikan suara. Kata yang tepat adalah huruf atau hal sistem yang diterapkan dengan kata cetak. Sistematis huruf pada kalimat juga mempengaruhi jarak antara kata dan huruf.

  • Lebar Huruf

Memahami lebar dan bobot dalam huruf terletak pada berhubungan antara lebar goresan yang dibentuk dan tinggi huruf. Berat surat-surat dinilai tipis, normal dan tebal.

  • Bentuk Huruf

Di antara banyak bentuk atau jenis huruf, mereka dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok besar huruf, yaitu jenis kait, huruf hookless dan huruf fantasi.

  • Besarnya Huruf

Ketika memakai pengaturan huruf, pengaturan foto dan pengaturan pencahayaan, ukuran huruf nya yaitu inci, setpoint, mm atau punt . Ukuran tusuk atau akhir pada umumnya digunakan adalah huruf dengan berukuran 6 hingga 72.

  • Kemiringan Huruf

Kemiringan huruf yang dimaksud adalah yang huruf dicetak miring dengan kata lain huruf yang berjenis italic. Huruf miring harus menekankan satu kata dan biasanya digunakan terhadap teks yang tidak terlalu panjang.

  • Baris

Garis terdiri dari kata-kata yang disusun satu demi satu. Antara kata ada juga jarak antar baris. Baris harus memiliki konsistensi optik atau deskripsi ekspresi yang terkait dalam paragraf.

  • Bidang Cetak dan Ornamen

Ornamen dalam tipografi modern jarang digunakan. Secara umum, ornamen hanya digunakan sebagai barang cetakan untuk undangan, sertifikat, diploma, dan karya dekoratif lainnya. Bidang cetak ini dapat dilakukan dalam berbagai warna yang dicetak sebagai alas. Bidang ini bisa berisi data raster atau nada yang mengandung elemen negatif.

Elemen-Elemen pada Typography

Berikut adalah elemen yang harus diperhatikan pada typography:

  • Huruf Judul Typography

Untuk penggunaan judul typography ini lebih fleksibel. Selama elemen keterbacaan dan efektivitas dapat didistribusikan dengan rapi dan nyaman, elemen aplikasi dalam desain grafis sudah terpenuhi.

  • Huruf Teks Typography

Huruf Teks ini adalah surat yang diserahkan untuk naskah. Pilih surat teks yang keterbacaannya sangat sederhana dan sangat nyaman. Jangan pernah menggunakan huruf tebal dan kurva terlalu banyak.

Jenis Typography

  • Serif

Serif ( Berkaki ) adalah jenis huruf typography yang memiliki kaki pada setiap ujungnya.

Contoh huruf serif adalah : Times New Roman , Georgia , Book Antiqua, dan Garamond.

Huruf ini memiliki kesan tegas dan mewah digunakan untuk huruf di majalah , koran berita karena mudah dibaca dan diingat.

  • Sans Serif

Sans Serif ( Tidak Berkaki ) adalah jenis huruf typography yang tidak memiliki kaki pada setiap ujungnya.

Contoh huruf sans serif adalah : Arial, Verdana, Tahoma.

Huruf ini memiliki karakteristik simple, profesional, dan mudah di baca cocok di gunakan untuk huruf pada media online seperti Web.

  • Egyptian

Masih termasuk kelompok serif, hanya bentuknya cenderung besar. Dikenal juga sebagai slab serif, jenis huruf ini biasa dipakai untuk memberi penekanan dan penegasan suatu kata atau pesan. Maka, kesan kokoh, kuat, dan stabil muncul saat melihat deretan huruf egyptian.

Kebanyakan font ini dipakai dalam bidang desain periklanan karena bisa menarik perhatian lewat ukuran besar dan tampilan tebal. Egyptian umum dipakai pada judul, Logo, dan Header.

Contoh : Serifa, Rockwell, Memphis, dan Aachen.

  • Script

Script ( Tulisan Tangan ) adalah jenis huruf typography berupa tulisan tangan biasanya huruf miring ke kanan dan ada penekanan seperti menggunakan pena atau kuas.

Contoh huruf script adalah : segoe script, vivaldi, Lucida handwriting, Lucida Caligraphy.

huruf ini memiliki karakter personal atau pribadi.

 

  • Share: