• info@dcc-dp.id
  • Alamat: Jl. Perintis Kemerdekaan III, BTN Antara Blok A11/02 Tamalanrea, Makassar, Indonesia

perbedaan hosting dan domain

Admins 5 Comments ,

perbedaan hosting dan domain

Istilah hosting dan domain pastinya sudah tidak asing lagi bagi Anda jika pernah membaca artikel dan panduan tentang membuat website. Keduanya adalah elemen yang cukup penting dari sebuah website, dan ada baiknya Anda memahami perbedaan domain dan hosting terlebih dahulu sebelum membuat website.

Web Hosting

Layanan web hosting memungkinkan Anda memublikasikan website ke Internet. Penyedia web hosting menyimpan data website Anda di servernya, lalu mengirimkan informasi tersebut ke web browser pengunjung saat mereka mengetikkan nama domain Anda ke address bar.

Ada banyak tool mudah bagi pemula, jadi Anda tetap bisa mengelola website meskipun bukan seorang profesional IT. Hampir semua penyedia hosting memberikan customer support, maintenance server, installer otomatis, dan website builder atau aplikasi pembuat website untuk memudahkan Anda mengelola website.

Kemudian, sebaiknya Anda juga melakukan riset mendalam terlebih dahulu saat memilih layanan hosting. Dalam hal ini, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan.

Pertama, layanan hosting harus memiliki layanan customer support yang baik. Mereka juga harus bisa menjamin loading yang cepat, uptime server yang optimal, dan harganya tetap terjangkau. Anda tidak perlu repot mencari karena Hostinger memiliki semua ini.

Cara berlangganan web hosting di Hostinger juga sangat mudah. Cukup daftar menggunakan email Anda, lalu pilih paket hosting yang disediakan. Bahkan, Hostinger menyediakan jaminan uang kembali dalam 30 hari apabila Anda tidak puas dengan layanan yang disediakan.

Tipe Website Hosting

Setelah mempelajari apa itu hosting, sekarang saatnya mencari tahu lebih jauh tentang tipe web hosting.

Hostinger menawarkan berbagai paket hosting yang cocok bagi siapa pun yang ingin membuat website, baik untuk blog traveling maupun situs perusahaan.

  • Shared hosting — Shared hosting adalah hosting bersama untuk beberapa website yang berada di satu server fisik serta memiliki penyimpanan dan resource dalam jumlah tertentu. Opsi ini adalah yang termurah, serta paling cocok untuk website bisnis kecil dan personal.
  • VPS hosting — untuk tipe hosting ini, semua pengguna masih menggunakan server fisik, tetapi mendapatkan ruang server khusus yang berarti website Anda tidak akan terpengaruh oleh orang lain. 
  • Cloud hosting — hosting ini bekerja sebagai server virtual pribadi yang terdiri dari beberapa server berbeda. Anda akan mendapatkan resource dan alamat IP khusus, serta bisa sepenuhnya mengontrol hal-hal terkait backend. 
  • WordPress hosting — jika ingin menggunakan WordPress, Anda bisa mendapatkan paket khusus lengkap dengan berbagai fitur berguna dan opsi pengoptimalan. 

Nama Domain

Nama domain ibarat alamat yang digunakan untuk menemukan website Anda di Internet. Orang-orang menuliskannya di kolom alamat browser untuk mengakses situs Anda. Sebenarnya, setiap website dan server di Internet diberi rangkaian angka yang disebut alamat IP. Namun, karena angka ini sulit diingat, nama domain pun akhirnya diciptakan.

Nama domain terdiri dari domain second-level dan top-level (TLD). Domain second-level adalah kata atau frasa pilihan Anda, sedangkan domain top-level adalah ekstensinya.

Misalnya, untuk google.com, domain second-levelnya adalah google, dan .com adalah TLD-nya.

Nah, agar bisa memiliki nama domain, Anda harus mendaftarkannya ke registrar nama domain, yaitu perusahaan atau organisasi yang menjual dan mengelola pendaftaran nama domain.

Registrar domain ini terdaftar pada sebuah organisasi bernama ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) dan harus melapor kembali ke organisasi tersebut setiap kali ada pengguna yang membeli domain. Mereka harus mengedit database untuk mengisi informasi terkait kepemilikan domain.

Anda bisa mengecek ketersediaan domain yang diinginkan dan mendaftarkannya menggunakan tool cek domain. Misalnya, Anda bisa mengunjungi tool cek domain Hostinger lalu mengetikkan nama yang diinginkan di kolom pencariannya. Setelah itu, akan muncul informasi tentang ketersediaan domain yang Anda pilih dan berbagai ekstensi domain beserta harganya. Jika domain sudah digunakan, akan tersedia opsi alternatif untuk nama yang Anda inginkan.

Apabila sudah menemukan nama yang diinginkan, cukup klik Tambahkan ke cart lalu pilih durasi registrasi. Di Hostinger, kami menawarkan layanan domain mulai dari satu tahun hingga tiga tahun.

Perbedaan Hosting dan Domain

Singkatnya, perbedaan hosting dan domain adalah seperti berikut: nama domain merupakan alamat website, sedangkan hosting menyediakan ruang dan resource agar website bisa berjalan.

 

  • Share: